Jumat, 11 November 2011

Listen My Mind

            Saat semua kebahagiaan itu hilang aku terus mencari kebahagiaan yang baru, namun yang terasa hanya kesedihan. Seandainya kamu mau dan bisa menjawab semua pertanyaanku dengan jujur dan seluruhnya kamu utarakan tentu aku akan mengerti dirimu. Matamu tak bisa sembunyikan kecemburuan saat aku bercerita dengan yang lain, tapi mengapa mulutmu terus bisa menyembunyikan kata cinta? Mungkin untukmu aku gak boleh cemburu, karna aku bukan siapa-siapamu tapi untukku tentu kuperbolehkan karna itu hakku dan itu hanya di hati saja.

           Aku memang tak pernah memilikinya, tapi aku merasa memilikinya. itu mungkin alasan mengapa aku cemburu. Gimana caranya biar kamu tau kalau aku cemburu ya? Kalau aku gak suka kamu deket2 dia. Baru baca statusmu yang sepertinya sedang kasmaran aja aku sudah takut, takut kehilangan kamu padahal kamu aja bukan milikku. Kamu tentu aja boleh suka sama orang lain, tapi jangan dia. masih banyak yang lebih baik. Sulitnya menjadi orang yang kuat kadang suka malu sama orang-orang yang mengatakan aku orang yang tegar karena aku tak setegar yang mereka kira.

           Tapi yang bisa ku lakukan hanya memperhatikanmu sambil sesekali tersenyum kecil melihat tingkahmu. Aku juga ingin tertawa lepas seperti dia saat kamu bercerita tentang kisah lucu untuk menghiburnya. Dibalik semua kebahagiaanku ada 'aku yang sesungguhnya' sedang menangis. Meskipun senyummu bukan untuk aku dan kamu sedang tidak menatapku tapi aku tetap suka itu. senyum dan matamu. Terimakasih. hari itu begitu indah dan sudah saat nya menghadapi kenyataan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Thank you for dropping by my blog and for your lovely comments